Fauna

FAKTA TENTANG RAKSASA DUNIA

Oleh : Bagus Priyambudi

Paus adalah salah satu  mamalia yang hidup di lautan. Meskipun dalam bahasa Indonesia paus sering disebut “ikan paus”, tetapi paus tidak tergolong dalam keluarga ikan. Seperti hewan mamalia yang lain paus mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  • mempunyai bulu (sedikit, hampir tidak ada bagi paus dewasa)
  • berdarah panas
  • mempunyai kelenjar susu.
  • mempunyai jantung empat bilik

Paus tergolong dalam ordo Cetacea, dimana di dalamnya termasuk lumba-lumba dan pesut. Paus terbagi menjadi menjadi 2, yaitu paus balin (Mysticeti) dan paus bergigi (Odontoceti), khususnya family Physeteroidea. Perbedaan keduannya terdapat pada mulutnya.

Paus Biru (Balaenoptera musculus) termasuk ke dalam  sub ordo Mysticeti (Paus Balin). Paus biru merupakan mamalia terbesar sekaligus makhluk hidup yang terbesar di dunia. Panjang tubuh paus ini saat dewasa berkisar 81 kaki – 100 kaki lebih dengan massa yang bisa mencapai 180 ton lebih. Paus terpanjang yang pernah ditemukan di Pasifik Utara adalah seekor betina sepanjang 271 meter (889 kaki) yang ditangkap oleh pemburu Jepang pada tahun 1959, sementara yang terpanjang di Atlantik Utara merupakan seekor betina dengan panjang 281 meter (922 kaki) yang tertangkap di Selat Davis. Paus biru terbesar yang pernah ditimbang secara akurat oleh ilmuwan NMML adalah seekor betina yang massanya 177 ton.

Paus biru memiliki kepala pipih. Di bagian atas kepala terdapat lubang untuk mengisap oksigen dan membuang karbondioksida. Ketika bernafas, paus mengeluarkan sebuah semburan kolom vertikal yang menakjubkan (seperti air mancur) dengan ketinggian mencapai 12 meter. Paru-paru paus biru dapat menampung udara hingga 5000 liter.

Warna punggung paus biru didominasi oleh warna biru kehijauan atau abu-abu dengan pembatas putih tipis. Sedangkan di bagian perut mempunyai warna yang lebih terang. Ujung kepala dan ekor umumnya berwarna abu-abu. Paus biru terlihat di bawah air memang akan terlihat biru sejati, tapi di permukaan warna mereka lebih  biru-abu-abu pucat, tetapi mereka juga dapat muncul perak abu-abu atau cokelat, tergantung pada cahaya.

Paus biru diyakini memiliki pendengaran yang sangat baik, yang membantu mereka menavigasi lingkungan laut yang gelap. Usia ikan paus biru dapat diperkirakan dengan memeriksa lilin seperti penyumbat di telinganya setelah kematian. Sejumlah set lapisan ditambahkan ke penyumbat setiap tahunnya. Para ilmuwan memperkirakan bahwa rata-rata umur paus biru adalah 80 sampai 90 tahun

Meskipun memiliki tubuh yang sangat besar, tetapi makanan pokok dari paus biru ini adalah krill. Kril adalah hewan kecil yang menyerupai udang. Ukurannya 8 mm sampai 60 mm, kril sendiri terdapat di seluruh lautan yang ada di bumi ini. Paus biru dewasa dapat memakan krill sebanyak 40 juta per hari. Mereka selalu makan di wilayah dengan konsentrasi krill yang tinggi, sehingga kadang-kadang memakan kurang lebih 3.600 kilogram (7.900 lb) krill dalam satu hari.  Perilaku makan mereka musiman. Paus biru mengisi perut mereka di perairan yang kaya akan krill di Antartika sebelum bermigrasi ke tempat pembiakan di perairan yang lebih hangat dan kurang kaya akan krill di dekat khatulistiwa. Paus biru dapat menerima energi 90 kali lebih besar dari yang dikeluarkan, sehingga memiliki cadangan energi yang besar.

Seperti mamalia lainnya, paus biru juga menyusui bayinya.  Terdapat otot yang mengelilingi kelenjar susu paus biru betina. Ketika paus menggerakkan otot ini, tekanan yang dihasilkan membuat induk mampu menyemprotkan air susu yang padat dan juga memiliki kandungan lemak yang banyak langsung ke dalam mulut bayinya. Proses ini harus sangat berhati-hati karena jika bercampur dengan laut yang asin. Akan berbahaya dan mematikan.

Semenjak diberlakukannya pelarangan perburuan ikan paus, penelitian tidak dapat memastikan apakah populasi paus biru global meningkat atau tetap stabil. Di Antartika, menurut perkiraan yang paling optimis, terjadi peningkatan populasi sebesar 7,3% per tahun setelah berakhirnya perburuan paus ilegal Soviet, namun jumlah mereka masih berada di bawah 1% dari jumlah sebelumnya. Populasi di Islandia dan California mungkin juga meningkat, namun peningkatan tersebut tidak signifikan. Jumlah populasi paus biru di dunia diperkirakan antara 5.000 hingga 12.000 pada tahun 2002, meskipun banyak perkiraan yang masih belum pasti. Di dalam Daftar Merah IUCN, paus biru tergolong sebagai spesies yang “terancam”. Sementara itu, di Amerika Serikat, National Marine Fisheries Service menganggap paus biru sebagai spesies terancam berdasarkan Endangered Species Act (Undang-Undang Spesies Terancam).

Karena ukurannya yang sangat besar, paus biru dipercaya tidak memiliki predator alami. Namun, seperti yang dilaporkan oleh National Geographic Magazine, terdapat kasus paus biru yang diserang oleh paus pembunuh di Semenanjung Baja California; walaupun serangan tersebut tidak langsung membunuhnya, si paus biru mengalami luka yang serius dan kemungkinan tewas karenanya.

Pemanasan global juga mencairkan gletser dan es permanen, sehingga banyak sekali air tawar yang mengalir ke samudra. Dikhawatirkan bila jumlah air tawar melebihi batas, maka akan terjadi gangguan sirkulasi termohalin (sirkulasi yang mengalirkan air hangat dan dingin ke seluruh dunia). Karena pola migrasi paus biru bergantung pada suhu samudra, gangguan terhadap sirkulasi tersebut juga akan mengganggu pola migrasi mereka. Lebih lagi, perubahan suhu samudra akan mengganggu persediaan makanan paus biru. Kecenderungan pemanasan dan berkurangnya kadar garam dapat mengubah jumlah dan lokasi krill.

 

Sumber :

http://tuankepo.blogspot.co.id/2015/02/blue-whale-paus-biru.html

https://alamendah.org/2011/05/30/paus-biru-balaenoptera-musculus-hewan-terbesar/

https://en.wikipedia.org/wiki/Physeteroidea

https://id.wikipedia.org/wiki/Balin

https://id.wikipedia.org/wiki/Kril

https://id.wikipedia.org/wiki/Paus_balin

https://id.wikipedia.org/wiki/Paus_biru

https://id.wikipedia.org/wiki/Paus_sperma

https://ikanmania.wordpress.com/2008/01/27/ikan-paus-mamalia/

https://ulyadays.com/paus-biru-ikan-raksasa-yang-menyusui/

https://www.kaskus.co.id/thread/51e725a51bcb17b46f00000b/mengenal-paus-biru-hewan-terbesar-di-bumi-saat-ini-edukasi-penting/